Nama : Sahdini Sri W Saragih
NPM : 2220469
KELAS : 2EB05
ABSTRAK
Tujuan : Tujuan
analisis ini bertujuan untuk megetahui KSU sidi dalam evaluasi keberhasilan
koperasi yang dilihat dari sisi perusahaannya.
Desain : Teknik
penulisan ini menggunakan teknik analisis isi, yang didapatkan dari media internet.
Sumber data : Sumber
data dari Bapak Muhammad Firdaus selaku Dosen Ekonomi Koperasi dan website
resmi Koperasi KSu Sidi
Metode penelitian : Penelitian ini dilakukan dengan mempelajari isi
materi bab X, setelah itu mencari dan mengumpulkan informasi melalui
website resmi Koperasi Indosat. Menganalisisnya dan membandingkan
antara bahan materi Ekonomi Koperasi yang telah diberikan dengan segala
informasi yang telah diperoleh, serta langkah terakhir, yaitu menarik sebuah
kesimpulan.
.
Hasil : Maka hasil
dari analisis yang saya dapat KSU sidi
sudah sesuai dengan evaluasi keberhasilan koperasi dilihat dari sisi
perusahaan, efisiensi perusahaan koperasi, efektivitas koperasi,
produktivitas koperasi, dan analisis laporan koperasi dengan menerapkan prinsip
dasar koperasi di Indonesia.
Kesimpulan : KSU sidi sesuai
dengan materi bab X tentang evaluasi keberhasilan koperasi dilihat dari sisi
perusahaan dengan hasil produktivitas aktiva usaha mampu menghasilkan sisa hasil usaha sebesar Rp.19.79,-.
Hal ini berarti koperasi KSU SIDI Sanur mampu mengembangkan usahanya dengan
baik kea rah yang meningkat
BAB X
Evaluasi Keberhasilan
Koperasi Dilihat dari Sisi Perusahaan
1. Efisiensi Perusahaan Koperasi
Tidak dapat di pungkiri bahwa koperasi adalah
badan usaha yang kelahirannya dilandasi oleh fikiran sebagai usaha kumpulan
orang-orang bukan kumpulan modal. Oleh karena itu koperasi tidak boleh terlepas
dari ukuran efisiensi bagi usahanya, meskipun tujuan utamanya melayani anggota.
Ukuran kemanfaatan ekonomis adalah adalah
manfaat ekonomi dan pengukurannya di hubungkan dengan teori efisiensi,
efektivitas serta waktu terjadinya transaksi atau di perolehnya manfaat
ekonomi.
Efesiensi adalah: penghematan input yang di ukur
dengan cara membandingkan input anggaran atau seharusnya (Ia) dengan input
realisasi atau sesungguhnya (Is), jika Is < Ia disebut (Efisien).
Dihubungkan dengan waktu terjadinya transaksi/di perolehnya manfaat ekonomi
oleh anggota dapat di bagi menjadi dua jenis manfaat ekonomi yaitu :
1. Manfaat ekonomi langsung (MEL)
MEL adalah manfaat ekonomi yang diterima oleh
anggota langsung di peroleh pada saat terjadinya transaksi antara anggota
dengan koperasinya.
2. Manfaat ekonomi tidak langsung (METL)
METL adalah manfaat ekonomi yang diterima oleh
anggota bukan pada saat terjadinya transaksi, tetapi diperoleh kemudian setelah
berakhirnya suatu periode tertentu atau periode pelaporan keuangan/pertanggung
jawaban pengurus & pengawas, yakni penerimaan SHU anggota.
3. Manfaat ekonomi pelayanan koperasi yang diterima
anggota dapat dihitung dengan cara sebagai berikut: TME = MEL + METL MEN = (MEL
+ METL) – BA
4. Bagi suatu badan usaha koperasi yang
melaksanakan kegiatan serba usaha (multipurpose), maka besarnya manfaat ekonomi
langsung dapat dihitung dengan cara sebagai berikut : MEL = EfP + EfPK + Evs +
EvP + EvPU METL = SHUa Efisiensi Perusahaan / Badan Usaha Koperasi:
1. Tingkat efisiensi biaya pelayanan BU ke anggota
(TEBP) = Realisasi Biaya pelayanan.
Anggaran biaya pelayanan = Jika TEBP < 1
berarti efisien biaya pelayanan BU ke anggota.
2. Tingkat efisiensi biaya usaha ke bukan anggota
(TEBU) = Realisasi biaya usaha.
Anggaran biaya usaha Jika TEBU < 1 berarti
efisien biaya usaha.
2. Efektivitas Koperasi
Efektivitas adalah pencapaiaan target output
yang diukur dengan cara membandingkan output anggaran atau seharusnya(OA),
dengan output realisasi atau sesungguhnya (Os), Jika Os>Oa disebut efektif.
Rumus perhitungan Efektivitas Koperasi (EvK):
EvK = Realisasi SHUk + Realisasi MEL
Anggaran SHUk + Anggaran MEL = Jika EvK >,
berarti Efektif
- Manfaat ekonomi pelayanan
koperasi yang diterima anggota dapat dihitung dengan cara sebagai berikut:
TME = MEL +METL MEN = (MEL = METL) - BA
- Produktivitas Koperasi
Produktivitas adalah pencapaian target output
(O) atas input yang digunakan (I), jika (O>1) disebut produktif.
Rumus perhitungan produktivitas perusahaan
koperasi :
PPK = S H U X 100%
Modal koperasi
= Rp. 102,586,680 X 100%
Rp. 118,432,448
= Rp. 86.62
Dari hasil ini dimana PPK > 1 maka koperasi
ini adalah produktif.
Rentabilitas Koperasi
Untuk mengukur tingkat rentabilitas koperasi KSU
SIDI maka digunakan rumus perhitungan sebagai berukut:
Rentabilitas = S H U X 100%
Aktiva Usaha
= Rp. 102,586,680 X 100%
Rp. 518,428,769
Rp. 19.79 %
Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa
setiap Rp.100,- aktiva usaha mampu menghasilkan sisa hasil usaha
sebesar Rp.19.79,-. Hal ini berarti koperasi KSU SIDI Sanur mampu
mengembangkan usahanya dengan baik kea rah yang meningkat.
Analisis Keuangan
Laporan keuangan koperasi selain merupakan
bagian dari sistem pelaporan keuangan koperasi, juga merupakan bagian dari
laporan pertanggungjawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi.
Dilihat dari fungsi manajemen, laporan keuangan
sekaligus dapat dijadikan sebagai salah satu alat evaluasi kemajuan koperasi.
Laporan keuangan koperasi pada dasarnya tidak
berbeda dengan laporan keuangan yang di buat oleh badan usaha lain. Secara umum
laporan keuangan keuangan meliputi
1.
Neraca,
2.
perhitungan hasil usaha
(income statement),
3.
Laporan arus kas (cash
flow),
4.
catatan atas laporan
keuang
5.
Laporan perubahan
kekayaan bersih sbg laporan keuangan tambahan
Perhitungan hasil usaha padakoperasi harus dapat menunjukkan usaha
yang berasal dari anggota dan bukan anggota. Alokasi pendapatan dan beban
kepada anggota dan bukan anggota pada perhitungan hasil usaha berdasarkan
perbandingan manfaat dan diterima oleh anggota dan bukan anggota
Laporan koperasi bukan merupakan laporan keuangan konsolidasi dari
koperasi-koperasi. Dalam hal ini terjadi penggabungan dua atau lebih koperasi
menjadi satu badan hukum koperasi maka dalam penggabungan tersebut perlu
memperhatikan nilai aktiva bersih yang riil.
DAFTAR PUSTAKA
Komentar
Posting Komentar